Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan atau GEMAPEDIA telah berhasil menyelesaikan rangkaian program kerja pengabdiannya pada periode kepengurusan tahun 2023/2024 ini. Pengabdian Akbar 2 menjadi program kerja pamungkas sekaligus menggenapkan keberagaman jalur pendidikan yang dipilih GEMAPEDIA dalam kolaborasinya dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan sebagaimana yang tercantum dalam visi dan misi GEMAPEDIA.
Pengabdian Akbar 2 ini salah satunya bertujuan untuk memfasilitasi para Laskar Dewantara Batch XI dan juga Dewantara untuk melakukan aksi nyata melalui bidang sosial Pendidikan. Pengabdian Akbar 2 ini tentunya akan memberikan kesan tak terlupakan bagi para Laskar Dewantara Batch XI dan juga Dewantara karena dilaksanakan di lembaga pemasyarakatan atau LAPAS.
LAPAS sendiri merupakan tempat untuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan dan anak didik pemasyarakatan di Indonesia. Lapas yang dipilih GEMAPEDIA sebagai mitra dalam Pengabdian Akbar 3 ini adalah Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang Kanwil Kemenkumham Jawa Timur yang berada di Jl. Asahan No. 07, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang serta Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Malang yang berada di Jl. Kebonsari, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pengabdian Akbar 2 dilaksanakan selama empat minggu dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di LAPAS terbagi dalam 3 kelas, yakni kelas paket A, kelas paket B, dan kelas paket C. Masing-masing kelas terdapat 2 pengajar dari GEMAPEDIA yang disesuaikan dengan program studi masing-masing pada setiap mata pelajarannya.
Banyak sekali pengalaman berharga yang dapat dipetik oleh Laskar Dewantara Batch XI maupun Dewantara setelah melaksanakan pengabdian di LAPAS. Tidak ada batasan usia, tempat, waktu, maupun kondisi untuk menuntut ilmu. Tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu karena menuntut ilmu itu dapat dilakukan dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Sebelum memasuki LAPAS, pada awalnya setiap Laskar Dewantara Batch XI maupun Dewantara pasti memiliki rasa takut, bukan? Namun ketakutan itu tidak benar adanya. Ada rasa kebanggaan dan kesan tersendiri ketika mengetahui bahwa warga binaan disana ternyata begitu baik dan sangat ramah menyambut kedatangan kami. Tidak ada sedikitpun wajah menakutkan dari raut wajah mereka. Bahkan mereka selalu membuat lelucon yang dapat menghibur para volunteer mengajar. Warga belajar di Lapas sangat sopan saat berkomunikasi dengan orang lain. Saat pembelajaran berlangsung, warga belajar selalu rajin mencatat seluruh materi yang telah disampaikan oleh Laskar Dewantara Batch XI maupun Dewantara.
Komentar
Posting Komentar